
Antisipasi Kekeringan, Pak YES Salurkan Bantuan Air Bersih Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai memetakan wilayah terdampak sekaligus menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang berpotensi mengalami kekeringan. Meninjau penyaluran secara langsung di Dusun Walangkopo, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Selasa (28/7), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan komitmen Pemkab Lamongan dalam menjamin ketersediaan air bersih melalui pembangunan infrastruktur sumber air serta distribusi bantuan air bersih. Bupati yang akrab disapa Pak YES menjelaskan, waduk seluas hampir dua hektare di Dusun Walangkopo akan dikeruk agar kapasitas tampungnya meningkat dan mampu menjadi sumber air yang lebih andal saat musim kemarau. Menurutnya, waduk tersebut merupakan satu-satunya sumber air yang dimanfaatkan warga ketika pasokan air mulai berkurang. "Jadi sekaligus nanti akan kita bantu untuk perbaikan pompa maupun instalasi listriknya. Tapi yang penting sumber airnya kita keruk dulu. Mudah-mudahan nanti bisa lancar, di bulan Oktober ketika airnya sudah habis nanti bisa kita gunakan," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Pemkab Lamongan menyalurkan lima tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter kepada masyarakat Dusun Walangkopo. Selain itu, bantuan berupa terpal tandon, terpal, dan jeriken juga diserahkan untuk mendukung penyimpanan dan distribusi air bersih di tingkat warga. Pak YES menegaskan bahwa bantuan air bersih akan diberikan secara berkelanjutan selama masih dibutuhkan masyarakat. "Bantuan ini sifatnya berkelanjutan. Bila ada warga yang membutuhkan silakan hubungi Kepala Desa masing-masing, nanti akan dikoordinasikan bantuannya oleh BPBD," tambahnya. Sementara itu, Kepala BPBD Lamongan Sami'an menerangkan, berdasarkan hasil pemetaan terdapat 15 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan, meliputi 89 desa dan 168 dusun. Dari jumlah tersebut, 45 desa masuk kategori langka air, sedangkan 44 desa lainnya berada pada kategori kritis sehingga menjadi prioritas penanganan selama musim kemarau. (xcl)








