



Wujudkan Lamongan Zero Stunting, Wabup Dirham Dorong Pendampingan Intensif dan Berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya menangani berbagai isu strategis nasional guna mewujudkan Indonesia Emas 2045, termasuk dengan melakukan kolaborasi lintas sektor dalam menurunkan prevalensi angka stunting. Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lamongan, saat menghadiri Audit Kasus Stunting (AKS) Tahun 2026, di Ruang Airlangga Pemkab Lamongan, Selasa (20/10). Sejak tahun 2022 angka prevalensi stunting berhasil ditekan secara signifikan di Kabupaten Lamongan, yang semula 27,5% turun hingga 4,06% di tahun 2025, dan 3,56% pada Agustus 2026 berdasarkan data E-PPBGM. Capaian yang menunjukkan tren positif ini, membawa Lamongan menempati posisi kedua di Jawa Timur, dan masuk sebagai daerah yang berhasil melampaui target nasional dalam isu penurunan angka stunting. Disampaikan oleh Wabup Dirham, perbaikan gizi dan tumbuh kembang anak merupakan proses biologis yang membutuhkan waktu. Oleh sebab itu, pendampingan secara intens kepada orang tua perlu mendapat perhatian, demi meminimalisir terjadinya hambatan pada pola asuh dan perilaku keluarga atau lingkungan sekitar, serta kendala karena keterbatasan sumber daya manusia. (anf)




